Kayu lapis mengandung formaldehida dalam jumlah tertentu, karena proses pembuatan kayu lapis menggunakan lem resin urea-formaldehida dalam jumlah besar, karena lem resin formaldehida yang disintesis secara kimia harus disertai dengan formaldehida, yang disebut perlindungan lingkungan hanyalah jumlah formaldehida. isi.
Kayu lapis merupakan material yang umum digunakan dalam renovasi rumah. Kayu lapis terbuat dari serutan kayu dan resin urea formaldehida yang diberi tekanan bersama-sama. Kayu lapis berukuran 12 cm biasanya terbuat dari 3-4 lapisan serpihan kayu alami, setiap lapisan lem rol dua sisi kemudian dipres panas, seluruh papan menggunakan sekitar 3 kg lem. Jika terdapat zat beracun seperti formaldehida atau sianida pada lem yang digunakan di pabrik papan, maka pelat yang dihasilkannya beracun, dan jika papan tersebut digunakan untuk membuat furnitur, furnitur tersebut akan beracun. Oleh karena itu, produk yang terbuat dari kayu lapis akan mengeluarkan sedikit formaldehida. Produk-produk baru mengeluarkan paling banyak formaldehida, dan semakin lama digunakan, semakin sedikit baunya, namun semuanya membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menguap sepenuhnya.
Tentu saja, ketika memilih kayu lapis, hal ini terutama tergantung pada pelepasan formaldehida dan kekuatan perekatannya, jika kekuatan perekatan kayu lapis tidak baik, mudah hancur. Ramah lingkungannya kayu lapis tergantung pada kandungan formaldehida dalam lem. Diantaranya, ada tiga jenis utama lem ramah lingkungan: E{{0}}, E1 dan E2. Kandungan formaldehida pada lem E0 paling rendah, kandungan formaldehida pada lem E0 tidak lebih dari 0.5mg/ml pada tahap CARB P1, dan kandungan formaldehida pada E 0 lem tidak lebih dari 0.3mg/l pada tahap CARB P2; Kandungan formaldehida dalam lem E1 tidak lebih dari 1,5mg/l; Kandungan formaldehida dalam lem E2 tidak lebih dari 5mg/l; Oleh karena itu, jika Anda menginginkan triplek yang ramah lingkungan, usahakan memilih lem E0, E2, terutama untuk ekspor ke Amerika dan Eropa.
Sementara itu, saat membeli furnitur, usahakan memilih yang terbuat dari kayu daripada yang terbuat dari kayu lapis. Kayu lapis itu sendiri mudah dikenali, karena serutan yang disatukan dapat terlihat di setiap sisinya, namun menjadi sulit dikenali setelah dibuat menjadi furnitur, karena sering kali tersembunyi di balik kulit kayu dan harus diperiksa dengan cermat. biasanya di sambungan dan tempat lubang dibor. Perabotan yang diklaim terbuat dari kayu solid asli seringkali memiliki kayu lapis yang tersembunyi di dalamnya.
